Saturday 31 October 2015

POSYANDU - UJUNG TOMBAK PELAYANAN KESEHATAN MASYARAKAT

Selasa, 27 Oktober 2015

Tepat pukul 8.45 di Posyandu Amggur 2 Karet Kuningan Jakarta Selatan, para kader dan beberapa warga masyarakat diantaranya Pak RT dan sahabat dari Linda Widyati & Partners mengumandangkan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Ya, seperti biasa setiap kegiatan Posyandu selalu diawali dengan upacara. Satu per satu Pancasila dan Sumpah Pemuda dbacakan oleh seorang kader diikuti peserta lainnya.  Tidak lupa, warga masyarakat dan kader mengawali penimbangan bulan ke-2 dengan Gotong Royong membersihkan dan menyiapkan rumah Ibu Djumiati yang dijadikan tempat kegiatan Posyandu setiap bulannya.

Setelah upacara, kader mulai menimbang berat badan Balita, mengukur tinggi badannya dan mencatat perkembangan balita di Kartu Menuju Sehat. Orang tua balita menulis sendiri daftar hadir sebelum menerima PMT. berupa susu UHT, biskuit dan telur ayam rebus.

Peserta Posyandu Anggrek 2 bukan hanya Balita. Ibu Hamil dan Lansia Prasejahtera juga diperiksa perkembangan kesehatannya. Tidak jarang, para Kader memberikan penjelasan atas pertanyaan yang diajukan Peserta. Untuk itu, kader dibekali dengan informasi kesehatan yang biasaanya diberikan dalam pelatihan-pelatihan yang dikelola Kelurahan atau Kecamatan.

Kader di Posyandu Anggrek 2 diambil dari perwakilan RT - RT di RW tersebut. Kader mempunyai informasi yang akurat tentang keadaan kesehatan masyarakat di lingkungannya. Selain menjadi kader, ibu-ibu ini juga merangkap tugas selaku Jumantik. Juru Pemantau Jentik akan datang dari rumah ke rumah memastikan tempat biasa nyamuk bersarang bersih dari nyamuk atau bibitnya.

Peran kader Posyandu sangatlah penting bagi kesehatan masyarakat. Merekalah ujung tombak pelayanan kesehatan masyarakat.







KEGIATAN KNS_RUMAH PALEM_KNS BERSAMA KADER POSYANDU ANGGUR I, PONDOK LABU

LAPORAN KEGIATAN KNS, RUMAH PALEM, SABTU, 31 OKTOBER 2015


Hari Sabtu pagi, Tim Kader Jakarta Selatan dari Posyandu Anggur I, Pondok Labu, berkumpul di Rumah Palem. Kegiatan hari ini adalah Para Kader diharuskan menjelaskan kembali mengenai informasi Program KNS yang ditangkap sejauh ini.

Kader Posyandu Anggur I menjelaskan program KNS dari mulai tahapan survey, sosialisasi, realisasi dan laporan. Kader juga menjelaskan tujuan dari Program KNS, pembinaan yang dilakukan melalui program KNS dari mulai upacara sampai pembuatan laporan. Yang lebih luar biasa lagi adalah para kader dengan lancar menjelaskan maksud dan tujuan masing-masing formulir yang ada dalam laporan realisasi...






Friday 30 October 2015

PROGRAM KARYA NYATA SOSIAL BIDANG KETRAMPILAN PELATIHAN SALON KECANTIKAN






Kamis, 22 Oktober 2016

Hari ini untuk kedua kali diadakan Pelatihan Ketrampilan Salon Kecantikan untuk ibu-ibu kader Posyandu perwakilan Jakarta Selatan. Rutinitas Upacara yang tidak pernah tertinggal pada setiap kegiatan Program Karya Nyata Sosial dimulai pada pukul  2.00 siang



Menyanyikan lagu Indonesia Raya bersama-sama

Dilanjukan membacakan teks Pancasila dan tek Sumpah Pemuda

Membacakan teks Pembukaan UUD 1945 dan diakhiri dengan Membacakan teks Do'a Bagimu Negeri

ibu Titi, Tuti dan rekan membna kader dengan ketrampilan menicure pedicure



Peralatan menicure pedicure yang dibawa bu Titi dan kawan kawan




Kader bergantian melatih diri dengan ketrampilan menicure pedicure





Thursday 29 October 2015

Kegiatan Program Karya Nyata Sosial Tim Kerja Kader Jakarta Selatan Bidang Pelatihan Salon Kecantikan " Creambath "



Tuhan Yang Maha Esa, lindungilah seluruh Rakyat Indonesia dari Pulau Weh sampai Pulau Papua baik di dalam negeri maupun di luar negeri terbebas dari Godaan, Bisikan, Kedatangan, Hasutan, Hipnotis (Roh Jahat) Jin Iblis Syaitan yang Terkutuk

Dengan Menyebut Nama Tuhan Yang Maha Pengasih Dan Penyayang

Kamis, 29 Oktober 2015

 Sebelum Kegiatan Dimulai Tim Kerja Kader Jakarta Selatan Melakukan Upacara Bersama Dengan 
Di Awali Menyanyikan Lagu Indonesia Raya

 Membacakan Teks Pancasila Dan Teks Sumpah Pemuda

 Selanjutnya Membacakan Teks Pembukaan UUD 1945 Dan Di Akhiri Dengan Membacakan Teks Do'a Bagimu Negeri

Saudari Cihcih Memberikan Penjelasan Tentang Kegiatan Hari Ini Kepada Tim Kerja Kader Jakarta Selatan, Bahwa Kegiatan Pelatihan Salon Kecantikan yang Sedang Berjalan ini Bukan untuk Menyarankan  atau Memaksa ataupun me'rekrut' Tim Kerja Kader Jakarta Selatan Bekerja Sebagai Go"Glam Akan Tetapi Kegiatan Pelatihan Salon Kecantikan Yang sedang Berjalan ini Bisa Bermanfa'at untuk Masing-masing peserta Yang Mengikuti Kegiatan Pelatihan Salon Kecantikan, yang pada akhirnya Tim Kerja Kader Jakarta Selatan dapat memberikan pelatihan Salon Kecantikan pada Kader lainnya atau Masyarakat Sekitar.
 
Pada pertemuan kali ini,Ibu Titi memberikan penjelasan mengenai cara Creambath kepada Tim Kerja Kader Jakarta Selatan. Selain Pelatihan Creambath, Selanjutnya akan diikuti dengan mengulas atau Mengulang Pelatihan dari Pertemuan Minggu lalu tentang cara Meni Pedi dan  Mengecat Kuku. 

 Pelatihan Creambath dimulai dengan Penjelasan Alat-alat mencuci Rambut dan
 Krim serta Hamduk sebagai Penunjang Pelatihan Creambath.



Ibu Titi Memberikan Contoh Pada Model Hari Ini, yaitu salah Satu dari Tim Kerja Kader Jakarta Selatan. Creambath dimulai dengan Mencuci Rambut Model dengan Shampoo dan dilanjutkan dengan memberikan Krim secara perlahan pada Kulit Rambut sambil Dipijat secara Memutar. Setelah selesai pemberian Krim dan Pemijatan, Rambut ditutupi dengan Handuk Hangat.

 
 

 Praktek Pelatihan Creambath oleh Tim Kerja Kader Jakarta Selatan dimulai secara berpasangan.

 
  
 Setelah Selesai Pelatihan Creambath Tim Kerja Kader Jakarta Selatan Mengulangi Pelatihan Minggu Lalau Yaitu Meni Pedi, Cara-cara Membersihkan, Merapihkan Kuku Dan Mewarnai Kuku,



Tuesday 27 October 2015

Cerpen - ONDEL-ONDEL BANI DAN AYAH

Hasil karya kelas Pendidikan Lego

ONDEL-ONDEL BANI DAN AYAH




Pada suatu hari, ada seorang bapak yang ingin mempunyai usaha ondel-ondel. Dia mempumyai anak bernama bani yang berumur 6 tahun.bani ingin membantu ayahnya untuk mencari uang agar dapat memiliki usaha ondel-ondel.

Bani        : ayah boleh tidak aku mencari uang?
Ayah       : buat apa kamu mencari uang?
Bani        : untuk membuat usaha ondel-ondel.
Ayah       : karena kamu masih kecil, ayah tidak membolehkan kamu untuk bekerja.
Bani        : tapi aku ingin membantu ayah.” Tetapi ayah tetap tidak mengizinkan bekerja.tetapi Bani tetap bekerja secara diam-diam agar tidak ketahuan ayahnya.
Bani mengumpulkan Koran, majalah, dan buku bekas ayahnya untuk dijual kepada orang lain. Dan dari situlah uang bani  terkumpul. Dengan uang itu bani membeli bahan untuk membuat ondel-ondel. Lalu dari bahan itulah Bani membuat ondel-ondelnya.
Setelah ayahnya pulang dan melihat ondel-ondel yang dibuat bani, ayahnya langsung terkejut.

Ayah     : Bani dari mana kamu mendapatkan ondel-ondel.
Bani        : aku membuatnya sendiri
Ayah       : dari mana kamu mempunyai uang untuk membeli bahan-bahan untuk membuat ondel-ondel?
Bani        : aku mengumpulkan Koran, majalah, dan buku-buku bekas yang sudah tidak terpakai, lalu aku menjualnya.
Ayah       : ooooowwwwwhhhhh……
Bani        : maaf ya ayah aku tidak memberitahu ayah sebelumnya
Ayah       : iya nak tidak apa-apa, maaf ya Bani!!! Ayah telah merepotkanmu
Bani        : iya ayah tidak apa-apa, sudah sepantasnya aku membantu ayah.
Ayah       : makasih ya nak.

Pada keesokan harinya, Bani dan ayahnya bekerja menggunakan ondel-ondelnya berkeliling kampung. Akhirnya, Bani dan ayahnya sukses dan digemari oleh warga sekampung.

Pada suatu malam ada anak kecil yang sedang bermain petasan. Lalu, percikan api dari petasan itu mengenai ondel ondel bani dan ayahnya sehingga ondel ondel tersebut terbakar.
Lalu ada warga yang melihat ondel ondel terbakar lalu berteriak, “ Kebakaraan! Kebakaraaaan! Toloooong !!! Ondel-ondel itu kebakar” . Lalu ayah terbangun dan membangunkan Bani. 

 
Warga setempat segera membantu memadamkan api tersebut. Ada yang membantu menyiram menggunakan ember, ada yang berusaha menelepon pemadam kebakaran. Akhirnya, api berhasil dipadamkan.
Ayah dan Bani sangat sedih Ketika ayah dan Bani melihat ondel-ondelnya yang hancur terbakar.

Tetapi mereka tidak putus asa. Bani menyemangatkan ayahnya. Lalu warga sekampung mengumpulkan uang untuk membantu bani dan ayahnya  membuat ondel ondel yang lebih bagus.


 

Selama dua hari, Bani dan ayahnya bekerja keras untuk memperbaiki ondel ondelnya. Setelah ondel ondel jadi, lalu usaha ondel ondel mereka lebih sukses dan mereka diberi kesempatan untuk keliling Indonesia bersama ondel ondelnya.
-TAMAT-

TIM PEMBUAT CERITA:   
-Nana      -Nayla
-Tiara     -Fira
 -Iva       -Radit