Wednesday, 16 July 2014

Diskusi Program Karya Nyata Sosial Bidang Seni dan Budaya

Tuhan Yang Maha Esa, Lindungilah seluruh Rakyat Indonesia

dari Pulau Weh sampai Pulau Papua baik di dalam negeri maupun di luar negeri
terbebas dari Godaan, Bisikan, Kedatangan, Hasutan, Hipnotis (Roh Jahat) Jin Iblis Syaitan yang Terkutuk
Dengan Menyebut Nama Tuhan Yang Maha Pengasih Dan Penyayang
---------
Diskusi Dengan Herman Pelangi Tentang 
Program Karya Nyata Sosial Bidang Seni dan Budaya


Pada hari Sabtu, 12 Juli 2014 malam, kami dari Tim Teknis Program Karya Nyata Sosial bersilaturahmi dengan saudara Herman Pelangi yang sempat lama menjadi musisi jalanan atau disebut Pengamen. 
Tujuan dari diskusi malam ini adalah keinginan untuk mengajak para musisi-musisi, tidak hanya kalangan musisi jalanan, tetapi juga musisi yang sering rekaman di Studio, konser musik, pemain musik yang lahir dari sekolah-sekolah musik yang mahir membaca not balok untuk bersama-sama kembali ke Posyandu dan juga keliling ke setiap pelosok negeri.

Apakah mungkin setiap kali ada kegiatan di Posyandu, beberapa rekan musisi diatas dapat turut serta memeriahkan suasana dengan menyanyikan lagu-lagu perjuangan atau lagu-lagu nasional lain yang dapat membangkitkan kembali nilai-nilai luhur yang tertanam dalam lirik lagu-lagu tersebut... Mungkinkah lagu-lagu yang dimainkan tersebut dapat membantu menenangkan suasana kegiatan penimbangan Posyandu yang terkadang terkesan tidak teratur dan tidak sabar menunggu... mungkinkah musik yang dimainkan akan lebih menenangkan suasana hati peserta balita, ibu hamil dan lansia?

Mungkinkah nanti kita dapat mengajak para musisi yang sering mengadakan konser-konser musik berkeliling ke berbagai daerah untuk ikut menyumbangkan sebagian hasil penjualan tiket yang mereka dapatkan untuk disumbangkan kembali ke daerah sekitar tempat pertunjukan, baik melalui kegiatan Posyandu setempat atau melalui pembagian bantuan lain sesuasi kebutuhan?

Mungkinkan rekan-rekan musisi yang mahir bermain musik dengan membaca not balok dapat ikut mengajarkan ilmu yang mereka peroleh ke rekan2 musisi lain yang kurang mahir... atau mengajarkan kepada anak-anak yang ikut pada kegiatan belajar di PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini)?

Jawabannya... sangat mungkin....

Diharapkan agar silaturahmi ini akan menjadi titik awal sebagai sarana untuk belajar satu sama lain. Untuk mengajak membangun Indonesia, melalui seni dan budaya. Seni yang datangnya dari berbagai budaya masing-masing manusia.

Tuesday, 3 June 2014

Sosialisasi Kegiatan Posyandu Bina Balita 1, Bina Balita 2 dan Posyandu Lansia Kutilang di Kelurahan Baru, Pasar Rebo, Cijantung




Tuhan Yang Maha Esa, Lindungilah seluruh Rakyat Indonesia

dari Pulau Weh sampai Pulau Papua baik di dalam negeri maupun di luar negeri
terbebas dari Godaan, Bisikan, Kedatangan, Hasutan, Hipnotis (Roh Jahat) Jin Iblis Syaitan yang Terkutuk
Dengan Menyebut Nama Tuhan Yang Maha Pengasih Dan Penyayang

-------------------------
  Sosialisasi Bidang Kesehatan Program Karya Nyata Sosial dengan Masyarakat Cijantung

Setelah melakukan survei di Kelurahan Baru RW 01 Gongseng Raya, Tim Teknis Program Karya Nyata Sosial bersilaturahmi ke daerah Cijantung untuk melakukan kegiatan sosialisasi dengan para Kader Posyandu Bina Balita 1, Bina Balita 2 dan Posyandu Lansia Kutilang yang dilaksanakan di salah satu rumah Kader Posyandu Lansia, Bapak Haji Uut Udayana.

Rombongan mulai bergerak secara konvoi diiringi oleh sahabat-sahabat dari tim Polisi Militer kesatuan Pasukan Pengawal Presiden (Paspampres). Sebelum keberangkatan, seperti biasa, rombongan melakukan kegiatan upacara yang diikuti seluruh peserta dengan seksama.

Saturday, 31 May 2014

Silaturahmi Tim Teknis Program Karya Nyata Sosial dengan Masyarakat Cijantung

Tuhan Yang Maha Esa, Lindungilah seluruh Rakyat Indonesia
dari Pulau Weh sampai Pulau Papua baik di dalam negeri maupun di luar negeri
terbebas dari Godaan, Bisikan, Kedatangan, Hasutan, Hipnotis (Roh Jahat) Jin Iblis Syaitan yang Terkutuk
Dengan Menyebut Nama Tuhan Yang Maha Pengasih Dan Penyayang

-------------------------
 Silaturahmi Tim Teknis Program Karya Nyata Sosial dengan Masyarakat Cijantung
Pada hari kamis, tgl 29 Mei 2014. Tim Teknis Program Karya Nyata Sosial melanjutkan diskusi dengan masyarakat daerah Cijantung yang diwakili oleh Pak Eko, Pak Komaruddin dan Pak Iman. Hadir pula pada malam itu, Pak Rohmat dan Pak Ismail dari perwakilan masyarakat Madura dan juga Pak Herman wakil dari angkatan Polisi Militer yang akan membantu kelancaran kegiatan sosialisasi Posyandu pada hari Minggu tgl 1 Juni 2014 di rumah kediaman Bapak Haji Uud Udayana di jalan Serba Guna kelurahan Baru.
Kegiatan Sosialisasi pada tgl 1 Juni 2014 dengan para Kader Posyandu Bina Balita 1, Bina Balita 2 dan Lansia Kutilang juga akan mengundang wakil masyarakat dari RT, RW dan Ibu Lurah setempat. Lokasi Posyandu yang berdekatan dengan kompleks Kopassus di Cijantung ini diharapkan dapat menjadi bentuk kepedulian seluruh aset negara terhadap masyarakat Pra Sejahtera di lingkungannya masing-masing.


 Makan malam bersama sebelum acara diskusi


Monday, 26 May 2014

Silaturahmi Tim Teknis Program Karya Nyata Sosial dengan Sudin Pemadam Kebakaran Jakarta Selatan

Tuhan Yang Maha Esa, Lindungilah seluruh Rakyat Indonesia
dari Pulau Weh sampai Pulau Papua baik di dalam negeri maupun di luar negeri
terbebas dari Godaan, Bisikan, Kedatangan, Hasutan, Hipnotis (Roh Jahat) Jin Iblis Syaitan yang Terkutuk
Dengan Menyebut Nama Tuhan Yang Maha Pengasih Dan Penyayang

-------------------------


Sudin Pemadam Kebakaran Jakarta Selatan
Jl. Baru Pasar Jum'at, Jakarta Selatan, DKI Jakarta
13780
+62 21 75818117

Pada hari Minggu, tgl 25 Mei 2014, Tim Teknis Program Karya Nyata Sosial beserta beberapa anak para sahabat, berkunjung untuk bersilaturahmi dengan anggota tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Jakarta Selatan. Selain untuk lebih mengenal lebih dekat masing-masing individu tim anggota Damkar yang sedang bertugas, kegiatan pagi ini menjadi sosialisasi profesi dan awal dari silaturahmi yang dapat berlanjut untuk bersinergi dalam mengembangkan program Karya Nyata Sosial yang melibatkan segenap unsur jajaran aset negara.

Hal ini merupakan tindak lanjut dari hasil perbincangan awal dengan saudara Nugroho dan Andono yang merupakan wakil dari tim pemadam kebakaran Jakarta selatan pada Jumat, 16 Mei 2014. Saat itu, kami mendengarkan paparan tentang keseharian seorang petugas Damkar.

Yang banyak diketahui oleh masyarakat,  tim Damkar hanyalah bertugas pada saat terjadi bencana kebakaran. Namun sesungguhnya bantuan dan kesiapan yang telah mereka jalankan jauh lebih luas. Selain bencana alam, pertolongan keadaan darurat, tim Damkar siap untuk membantu masyarakat pada hal yang terlihat sepele sekalipun.

Dengan semboyan "Pantang pulang sebelum Api padam, walaupun nyawa taruhannya", tim Damkar benar benar mewakili aset negara yang membantu dan melayani seluruh lapisan masyarakat dengan jiwa dan raganya.

Hasil diskusi awal antara Tim Teknis Program KNS dan rekan-rekan dari Damkar JakSel, adalah mempersiapkan ilmu yang bisa diajarkan kepada para kader posyandu tentang pencegahan bencana Kebakaran di wilayah masing masing. Kader Posyandu adalah ujung tombak di masyarakat dalam hal survei lingkungan, penentuan bentuk kegiatan sosialisasi kegiatan dan realisasi acara. Secara timbal balik, petugas-petugas pemadam kebakaran tersebut dapat mulai membina masyarakat Pra Sejahtera yang ada di Posyandu dekat lingkungan kerja masing-masing melalui Program Karya Nyata Sosial. Hal ini dimungkinkan karena ada kesamaan antara kader posyandu dan tim Damkar dari nilai peduli dan sayang kepada masyarakat luas.

Tuesday, 13 May 2014

SILATURAHMI TIM TEKNIS PROGRAM KARYA NYATA SOSIAL DENGAN KH AMIR MAHMUD, BANGKALAN, MADURA


Tuhan Yang Maha Esa, Lindungilah seluruh Rakyat Indonesia
dari Pulau Weh sampai Pulau Papua baik di dalam negeri maupun di luar negeri
terbebas dari Godaan, Bisikan, Kedatangan, Hasutan, Hipnotis (Roh Jahat) Jin Iblis Syaitan yang Terkutuk

Dengan Menyebut Nama Tuhan Yang Maha Pengasih Dan Penyayang

Tempat dan Waktu:
Jalan Palem 1A, Kelurahan Cipete Selatan, Kecamatan Cilandak, Jakarta Selatan
Sabtu, 10 Mei 2014, Jam 21.15 – 23.45
Daftar Hadir:


·       Pak Iman
·       Pak Rohmat
·       Pak Hamid
·       R. KH. Amir Mahmud, SE.
·       Moh. Tohiruddin
·       Mazhari S.Pd I.
·       Adjie Maulana
·       Faisal Nasution
·       Mirza Rhaditya
·       Yadi
·       Hendi
·       Jelon



Diskusi:
·       Masalah yang terungkapkan dari pulau Madura menurut Pak Kyai Amir adalah kurangnya pendidikan diseluruh pulau disebabkan oleh rendahnya kesejahteraan masyarakat sehingga tidak cukupnya biaya untuk meneruskan sekolah atau kebutuhan untuk membiayai pengeluaran rumah tangga. Sehingga banyak anak-anak tertua di masing-masing keluarga yang merantau sampai ke Jakarta atau kota besar lain untuk mencari nafkah agar dapat mengirim uang ke keluarga di pulau Madura.

·    Pak Kyai Amir, memiliki 225 santri binaan. Menurut informasi yang diberikan, santri-santri tersebut dapat bisa terus berjalan dengan baik. Karena dibantu dari beberapa dermawan dan dengan bantuan tangan Pak Kyai Amir sendiri.

·       Pak Tohir juga mengatakan, bahwa tingkat proses perekonomian juga masih minim, sehingga mengakibatkan terhambatnya proses mendapatkan pendidikan yang layak. Banyak yang berhenti sekolah ketika masih berusia 6 SD. Mereka lebih banyak memilih untuk bekerja.

·     Dengan segala informasi yang diberikan oleh para sahabat perwakilan dari pulau Madura. Perlu ditindak dengan seksama dan sebenar-benarnya tanpa mengurangi satupun unsur keagamaan, kebudayaan yang ada. Perlu diberikan suatu kemasan Program KNS yang benar-benar bisa membangun badan dan jiwa sesuai dengan aturan Tuhan yang Maha Esa. Maka dari dengan dasar atas keputusan bersama dan telah di bicarakan dengan sebaik-baiknya pada sabtu malam. Maka sepakat untuk dimulai dari titik kesehatan lewat posyandu. Posyandu yang ada disekitar lingkungan rumah tempat tinggal sekaligus tempat santri-santri Pak Kyai Amir.

Kesepakatan:
·     Pak Iman mengusulkan agar Tim Teknis Program Karya Nyata Sosial dapat berkunjung ke Pulau Madura untuk melakukan survey wilayah yang dilanjutkan dengan sosialisasi Program. Dengan penuh perhatian dan dengan segala tindak perilaku dikemas dalam kegiatan percontohan program sehingga diharapkan sebagai modal dasar untuk mengajak masyarakat sejahtera untuk dapat peduli dan saying kepada masyarakat prasejahtera yang ada di pulau Madura.

·      Baik Kyai Amir dan kedua santri (Mazhari dan Tohiruddin) setuju bahwa masalah kesehatan menjadi prioritas nomor satu untuk memulai Program Karya Nyata Sosial di Pulau Madura.

·       Selanjutnya disepakati bahwa sebelum adanya pertemuan dengan wakil masyarakat, Program KNS akan dijalankan terlebih dahulu melalui bidang kesehatan – Pemberian Makanan Tambahan selama 3 bulan. Sebagai ajang perkenalan, untuk dapat lebih dikenal melalui kegiatan realita dalam bentuk pembinaan kepada seluruh masyarakat pra sejahtera tanpa membeda-bedakan kehidupan beragama, dan serta menjunjung tinggi nilai perikemanusian.

·      Hasil laporan kegiatan realisasi yang nyata dari bidang Kesehatan lewat kegiatan posyandu, akan digunakan sepenuhnya sebagai bentuk ajakan ke masyarakat yang lebih luas terutama masyarakat sejahtera, diharapkan pulau Madura bukan sebagai masyarakat terpencil dan termiskin tapi menjadi pulau yang memiliki masyarkat yang sejahtera.

·    Titik lokasi awal yang akan diperhatikan dimulai dari sisi barat pulau Madura; kabupaten Bangkalan. Kemudian baru akan dilanjutkan dari sisi timur di kabupaten Sumenep.

·       Waktu kegiatan dibicarakan sekitar sehabis bulan Juli 2014 (sehabis lebaran) atau akhir tahun 2014.

Kontak Info:


R. KH. Amir Mahmud, SE.
0818 0305 6988 / 0812 3140 9057
Dusun Nan Dalem, Desa Kanjjan
Kec. Blega, Kab. Bangkalan
Madura, Jawa Timur


 

Moh. Tohiruddin
0878 5009 6148

Dusun Bunduh RT/RW 06/07, Desa Kecer
Kec. Dasuk, Kab. Sumenep
Madura, Jawa Timur


Mazhari S.Pd I.
0852 5779 1817 / 0877 5006 6626
Dusun Karongkong RT/RW 14/01, Desa Matanair
Kec. Rubaru, Kab. Sumenep
Madura, Jawa Timur



PETA LOKASI




PRESENTASI PROGRAM KARYA NYATA SOSIAL
 UPACARA BERSAMA DENGAN DIAWALI MENYANYIKAN LAGU INDONESIA RAYA




DILANJUTKAN DENGAN MEMBACAKAN TEKS PANCASILA YANG DIPIMPIN OLEH SAUDARA MAZHARI S.PD.I

DILANJUTKAN MEMBACAKAN TEKS SUMPAH PEMUDA

DILANJUTKAN DENGAN MEMBACAKAN TEKS PEMBUKAAN UUD 1945 YANG DIBACAKAN OLEH SAUDARA MOH. TOHIRUDDIN

SEBAGAI PENUTUP UPACARA KH AMIR MAHMUD MEMBACAKAN TEKS DOA BAGIMU NEGERI






TIM PROGRAM KARYA NYATA SOSIAL MULAI MENJELASKAN LATAR BELAKANG MAKSUD DAN TUJUAN PROGRAM KARYA NYATA SOSIAL




Friday, 3 January 2014

Posyandu Melati 7A dan 7B, Kelurahan Duri Pulo, Gambir, Jakarta Pusat



Tuhan Yang Maha Esa, lindungilah seluruh Rakyat Indonesia dari Pulau Weh sampai dengan Pulau Papua baik di dalam maupun di luar negeri  terbebas dari godaan, bisikan, kedatangan, hasutan, hipnotis roh jahat Jin Iblis Syaitan yang terkutuk.
Dengan menyebut nama Tuhan Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang.


PROGRAM KARYA NYATA SOSIAL BIDANG KESEHATAN KEGIATAN PEMBERIAN CONTOH MAKANAN SEHAT (PMT)

DI POSYANDU MELATI 7A DAN 7B

JL. SETIA KAWAN RAYA NO. 68 RT 011/07


Pada hari Minggu tanggal 22 Desember 2013 lalu, Tim Program Karya Nyata Sosial melaksanakan sosialisasi Kegiatan Pemberian Contoh Makanan Sehat (PMT) yang merupakan kegiatan awal dari Program KNS. Sosialisasi  diberikan kepada Kader dan wakil masyarakat Posyandu Melati 7A dan 7B yang terletak di Jl. Setia Kawan Raya No. 68 RT 11/07, Kelurahan Duri Pulo, Kecamatan Gambir, Kota Jakarta Pusat.


Sosialisasi dibuka dengan upacara, menyanyikan lagu Indonesia Raya, pembacaan Pancasila, Sumpah Pemuda, Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 dan ditutup dengan Doa Bagimu Negeri. Upacara dipimpin oleh Ibu Kader dan diikuti oleh seluruh peserta sosialisasi.



Sebelumnya, Posyandu Melati 7A dan 7B merupakan 1 posyandu yang kemudian dipecah menjadi 2 Posyandu. Keduanya melayani sekitar 325 Masyarakat Pra-Sejahtera yang terdiri 16 ibu hamil, 209 balita dan 100 lansia yang berada di lingkungan RT 01-18, RW 07 (Data survei Desember 2013).



Selama ini bantuan dana PMT Posyandu diberikan melalui Kelurahan Duri Pulo sejumlah Rp 150.000,- per bulan. PMT yang diberikan berupa sup atau kacang hijau.  Bayangkan dengan dana tersebut Posyandu harus melayani 325 Masyarkat Pra-Sejahtera....


Karena itulah Program Karya Nyata Sosial memberikan contoh kegiatan pemberian makanan sehat berupa susu, biskuit dan telur ayam rebus selama 1 periode dengan harapan agar masyarakat sejahtera di kelurahan Duri Pulo dapat meneruskan program ini.


Contoh buku laporan, PMT, anggaran dan teks upacara


Pembinaan tidak hanya diberikan dalam bentuk contoh makanan tambahan tetapi juga dalam bentuk pembuatan laporan dengan tujuan sebagai modal kader untuk mengajak masyarakat sejahtera sekitar Posyandu untuk berpartisipasi kegiatan Posyandu, sehingga ibu hamil, balita, lansia terus-menerus mendapat asupan gizi yang baik dan lebih sejahtera



Ibu Kader sedang belajar membuat laporan


Bersamaan dengan sosialisasi, beberapa sahabat melakukan survei lingkungan.  Kami menelusuri  area di belakang Posyandu yang ternyata dilewati oleh jalur kereta api.  Perkampungan sebelah jalur tersebut, tidak termasuk dalam wilayah layanan Posyandu



Kemudian kami memasuki perumahan penduduk yang padat. Rumah satu berdampingan dengan rumah lain tanpa halaman. Kebanyakan rumah bertingkat dua dengan bangunan permanen di tingkat satu dan semi permanan di  tingkat dua. Jalan setapak kecil  dan bangunan rumah yang tinggi, mengakibatkan sedikit cahaya matahari yang masuk sehingga perkampungan terlihat muram dan lembab, terutama di musim penghujan ini.




Telah ada saluran air yang terbuat dari beton, namun sayangnya saluran ini tertutupi oleh sampah-sampah, sehingga air tidak mengalir dengan baik.






Walaupun begitu, semangat  gotong royong kebersihan tetap ada. Gotong royong selalu diadakan setiap 3 bulan sekali, bersamaan dengan datangnya truk sampah yang dikoordinir oleh Kelurahan.


 Perekonomian masyarakat cukup  mandiri dilihat dari banyaknya usaha kecil menengah yang berjejer di sepanjang jalan setia kawan raya. 





Realisasi pertama Program Karya Nyata Sosial ini, dilaksanakan pada tanggal 29 Desember 2013 lalu. Seperti layaknya kegiatan Program Karya Nyata Sosial, diawali dengan upacara: Menyanyikan lagu Indonesia Raya, Pembacaan Pancasila, Sumpah Pemuda, Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945.





Kemudian dilanjutkan dengan gotong royong membersihkan Posyandu dan ternyata kegiatan ini bersamaan dengan gotong royong warga yang dilakukan setiap tiga bulan.


Penimbangan ibu hamil yang kemudian dilanjutkan dengan pemberian PMT


Penimbangan balita yang kemudian dilanjutkan dengan pemberian PMT


Penimbangan lansia yang kemudian dilanjutkan dengan pemberian PMT






Semoga Masyarakat Sejahtera senantiasa membantu mensejahterakan Masyarakat Pra-Sejahtera dan Masyarakat Pra-Sejahtera menjadi masyarakat Indonesia yang sejahtera.


Data Kader Posyandu Melati 7A dan 7B
Ibu Yuniwati, Ketua Posyandu Melati 7A: 021 9259 6658
Ibu Titin, Ketua Posyandu Melati 7B: 0878 8897 6417